Di Saat Kejujuran Tak Lagi Bisa Di Percaya

Setiap orang butuh kejujuran untuk dapat di percayaan kepada orang lain atau sebaliknya. Tetapi tahukah Anda ketika kejujuran itu tidak lagi bisa dipercaya ?

Tanpa Kita sadari atau tidak, butuh banyak pengorbanan untuk menumbuhkan suatu kejujuran dari dalam diri untuk diungkapkan. Kejujuran bagi sebagian orang bak sebilah pisau, yang tajam yang tidak menyukai sesuatu yang akan membongkar aib seseorang, dan bisa jadi merupakan anugerah terindah bagi sebagian orang lainnya.

Dalam kondisi tertentu kejujuran itu memang harus sengaja ditutupi sebelum diungkapkan kepada orang lain, tapi tidak untuk selamanya ditutup-tutupi. Mengapa demikian ? kejujuran butuh penguatan hati untuk mempersiapkan diri, untuk berani menanggung konsekuensi dari apa yang akan diungkapkannya. Tidak jarang dan sering terjadi ketika kejujuran itu lebih menyakitkan bagi sebagian orang yang tidak siap menerima kenyataan yang sebenarnya.

Ketika Anda sudah dipercaya oleh seseorang, setidaknya Anda akan membutuhkan kejujuran dari orang Lain, dan Anda dianggap telah jujur dengan orang yang mempercayai Anda. Dan ketika ketidak jujuran Anda diketahui oleh orang yang bersangkutan apa yang akan terjadi ?, Anda dapatmenyimpulkan sendiri. Tetapi tahukah Anda mengapa itu terjadi

Tapi sering kejujuran itu, tidak lagi jadi suatu hal yang dapat di percaya, karna kebohongan di masa lalu yang pernah kita lakukan.

Maka berusahalah untuk selalu jujur agar kita bisa dipercayai oleh orang. Tapi tidak semua kejujuran dapat diungkapkan, jadi tetaplah tersenyum jika Anda sudah berusaha untuk jujur, meski itu tidak lagi di percaya “Sebab itulah arti sebuah kejujuran.

Jadilah Orang Pertama mengomentari tulisan kami

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s