Bayang Mimpi Yang Menyakitkan

adt 4Ya Allah ya Tuhanku saat aku dilanda kemarahan, kekecewaan, dan kepahitan,

ajari aku melihat dengan mata hati dan bukan dengan pengelihatan secara ego,

nafsu, amarah dan kebencian. Ajari aku untuk ikhlas dan mengerti maksud dari

segala yang terjadi dalam hidupku dan bukan dengan membiarkan

aku pergi dan berpikir untuk menyalahkan keadaan.

Engkau tahu saat aku memendam amarah dan kebencian,

itu semua hanya akan merusak diri bahkan lebih menyakitkan

dari apa yg sebenarnya terjadi.

aku merasa lelah berada dalam bayang-bayang menyakitkan.

Tuhan,Tolong ajarkan kepadaku tentang kesabaran, keikhlasan,

dan memaafkan bukan hanya sebatas kata maaf dimulut saja,

tapi lebih dari itu bisa memaafkan secara ikhlas dan

membebaskan jiwa-jiwa yang terbelenggu dalam amarah.

aku bukanlah manusia yg sempurna maka jauhkanlah aku

dari segala keangkuhan yg membelenggu diri.

Engkau Maha Pengampun dan Maha Pemaaf kepada setiap umatnya,

maka siapalah aku jika aku terlalu sombong untuk memaafkan orang lain.

Engkau pasti akan memurkaiku jika aku menjadi seseorang yang takabur & sombong.

Tuhan, ajari aku menerima segala keadaan yang terjadi sepahit apapun,

karena aku tahu Engkau akan selalu bersamaku, menerangi jalanku.

Segala hal yg aku alami, bukankah  Engkau sudah “Tuliskan“

maka lapangkanlah hatiku menerima dan menjalani itu semua,

baik buruk, kebahagiaan, dan kesediahan. Kuatkan aku dalam setiap langkah

menapaki proses hidup yang kadang membuat aku menyerah.

Tuhan, tetapkan hatiku ketika aku mengatakan “Aku memaafkan kamu”.

Hilangkanlah segala kesakitan ku, leburkanlah segala kesedihan ku

dan aku mengharap Engkau menerangi langkah ku

selanjutnya menapaki jalan kehidupan

Insallah nikmat cinta yg suci dalam rhidoMU untuk menuju surgaMU yang hakiki. Amin….

Iklan

Bayang-bayang Mimpi yang Menyakitkan

Cowok GantengYa Allah ya Tuhanku saat aku dilanda kemarahan, kekecewaan, dan kepahitan,

ajari aku melihat dengan mata hati dan bukan dengan pengelihatan secara ego,

nafsu, amarah dan kebencian. Ajari aku untuk ikhlas dan mengerti maksud dari

segala yang terjadi dalam hidupku dan bukan dengan membiarkan

aku pergi dan berpikir untuk menyalahkan keadaan.

Engkau tahu saat aku memendam amarah dan kebencian,

itu semua hanya akan merusak diri bahkan lebih menyakitkan

dari apa yg sebenarnya terjadi.

aku merasa lelah berada dalam bayang-bayang menyakitkan.

Tuhan,Tolong ajarkan kepadaku tentang kesabaran, keikhlasan,

dan memaafkan bukan hanya sebatas kata maaf dimulut saja,

tapi lebih dari itu bisa memaafkan secara ikhlas dan

membebaskan jiwa-jiwa yang terbelenggu dalam amarah.

aku bukanlah manusia yg sempurna maka jauhkanlah aku

dari segala keangkuhan yg membelenggu diri.

Engkau Maha Pengampun dan Maha Pemaaf kepada setiap umatnya,

maka siapalah aku jika aku terlalu sombong untuk memaafkan orang lain.

Engkau pasti akan memurkaiku jika aku menjadi seseorang yang takabur & sombong.

Tuhan, ajari aku menerima segala keadaan yang terjadi sepahit apapun,

karena aku tahu Engkau akan selalu bersamaku, menerangi jalanku.

Segala hal yg aku alami, bukankah  Engkau sudah “Tuliskan“

maka lapangkanlah hatiku menerima dan menjalani itu semua,

baik buruk, kebahagiaan, dan kesediahan. Kuatkan aku dalam setiap langkah

menapaki proses hidup yang kadang membuat aku menyerah.

Tuhan, tetapkan hatiku ketika aku mengatakan “Aku memaafkan kamu”.

Hilangkanlah segala kesakitan ku, leburkanlah segala kesedihan ku.

Kenangan Yang Terhempas

kandidatSecerca harapan masa lalu 3 tahun silam itu, untuk dikenang. Meski untuk mengingatnya butuh ketabahan hati, perlu ketegaran dan linangan air mata. Secerca ingatan itu pilu, manis dan perih. Sepenggal  harapan itu adalah impian yang sirna, kenyataan yang menyedihkan. Harapan itu adalah racun kehidupan masa lalu, madu dari kenangan yang terhempas. Inilah harapan itu menjadi catatan kelam masa laluku. Aku ada di kota itu, ketika harapan hampir sirna, berharap bisa dapat sedikit cahaya terang di kota ini. Aku tiba di sebuah pemondokan teman, tapatnya di jantung kota. Saat itu yang bisa saya lakukan hanya berbaring manatapi langit-langit kamar yang sudah usang. “ Sang Dewi Putri Pujaanku” Raut wajah itu timbul tenggelam dalam pikiran ini, semakin lama semakin nyata di mata ini, dan semakin sulit terlepas. Pikiranku melayang seakan menyusuri gelapnya malam, mencari setitik cahaya terang. Tersadar ternyata fajar telah menjemputku dan memanggilku untuk menyusuri hari-hari yang panjang itu. Aku mulai melangkah layaknya seorang petualang, mencari jejak-jejak yang hilang. Jejak yang penuh kasih. Aku berhenti pada tempat yang pernah mengisahkan kenangan itu, saat aku mengenal “Pujaan Hatiku”. Saat itu aku mengenal di tempat itu. Tempat bunga yang sedang mekar itu, Di mana aku pernah menjaganya, Menjaga kelopaknya agar tetap mekar, menjadi penghias taman cintaku yang kutitipkan. Meski debu melumurinya, aku yakin ia tidak akan usang,  Hasrat untuk menikmati pesonanya selalu bergelora. Bayang-bayang tentang dirinya tidak mau pergi dari ingatanku, Raut tentang dirinya tak mau pergi dari benakku. Mimpi tentang dirinya sudah tertindih di ranjang tidurku.

Aku semakin tersiksa, karena harapan itu tak mampu kuubah dalam impian yang nyata, tetapi demi pesonamu. Ku biarkan impian itu menghadirkan semangat yang menyala-nyala pada cahaya cintaku yang tak akan padam. Yah.. teringat Pipi lembutmu menarik senyum saat aku memandangmu. Pandanganmu begitu terarah. Aku semakin hanyut dalam pesona keindahanmu. Membuat aku semakin terlelap dalam impian untuk bisa selalu barsamamu. Takdir telah membawaku untuk terhanyut dalam badai cintamu.

Impian ini hinggap pada dahan cemara. Impian yang tidak mampu menyibak misteri atas pikiran ini. Haruskah aku menganggap cinta ini sebagai tamu asing  yang datang di malam hari dan meninggalkanku di esok hari, lalu apakah aku akan mengira perasaan ini adalah sebuah mimpi yang akan berlalu saat aku terjaga daritidurku. “padahal aku tidak sedang bermimpi, ini adalah kenyataan yang menghantui hari-hariku. Keindahanmu telah menjadi sumber penderitaan jiwaku. Karena itu pula jiwa ini telah memujamu. Jiwa ini pun sujud dalam dekapan bayang-bayangmu. Kini ku hanya bisa menatap kisah persimpangan yang menjadi penutup akhir kisah cinta kita. Kutelusuri jejek jalan yang kau tempuh dulu hanya untuk memastikan apakah kita ada harapan bisa bersama  lagi. Inilah akhir dari Sepenggal cerita pengharapanku.  ( Inspirasi kisah di masa lalu )

Setia Hanya Ada Dalam Mimpi

Ketika kita meGambarndengar ungkapan kata setia  dari pasangan kita, mungkin ini adalah suatu hal yang sangat di nantikan. Tetapi perlu kita akui bahwa sampai kapanpun kita tidak akan pernah menemukan arti dari cinta setia itu yang sesungguhnya. Mungkin sebagian orang begitu gampangnya mengucapkan kata setia, sebab ia tidak pernah tau apa itu setia      yang sesungguhnya, sebab setia itu hanya ada pada sebuah cerita dongeng saja, dan aku belum pernah dapatkan pada suatu tindakan nyata. Coba kita kita pahami makna dari pengakuan seorang gadis…!!

“Mampukanh?  menggenggam jari jemari kekasih saya tanpa lelah dan kemudian terlepas jua? seberapa lama saya mampu menahan ego untuk terus bertoleransi? seberapa besar rasa penerimaan sang kekasih ketika melihat diujung jalan ada perempuan berparas lebih manis? Seberapa   mampukah sang jejaka menolak cinta yang fresh from oven, seger jadi berharap ada yang setia itu hanya mimpi hanya mimpi… Jadi apa yah arti setia itu? saya jadi teringat ucapan guru mengaji saya, salah satu ciri orang munafik adalah “ketika ia berjanji ia ingkar“ nah tidak setia itu kan mengingkari janji yang sudah terucap ketika jatuh cinta “De, I love you and I will never leave you, pokoknya mas gak akan ninggalin Ade deh” haih masih bisa dipercayakah ketika suatu hari kulit saya akan mengeriput, rambut saya tidak akan lagi berwarna coklat tapi jadi abu abu, punggung saya akan
membengkok termakan usia, masihkah janji itu bisa dipegang. duh, aduh !! Jadi setia itu ada atau tiada? ada yaitu “setia kepada banyak perempuan” ah sulitnya mengartikan setia, sesulit mengartikan cinta, masih mampukah saya memberi arti kata setia dalam hidup saya, masih mampukah saya melihat bahwa setia itu bisa dimiliki oleh mahluk ALLAH yang mengaku berakal, atau setia itu baru ada ketika kita sudah kehilangan akal, berekor dan berlidah liar seperti dog name Hachiko Katanya manusia berakal, mustinya bisa lebih setia  dari   si Hachiko dong, katanya gak mau dibilang munafik mestinya gak ingkar janji dong …”tapi kan De !!” iya, selalu ada kata tapi dibelakang kata bernama setia. Kali ini saya kesulitan menyimpulkan tulisan saya sendiri, karena saya kehilangan arti kata.

THE EYE_ Kisah Nyata

Oleh: Eti Manizt

Dia kini di depanku bersamaku dalam kamar gelap dan pengap. Menatap tajam padaku aku melihat banyak cahaya dalam dua mata itu cahaya penuh nafsu keinginan dan gairah yang tak lama lagi akan menerkamku dia merangkuh tanganku dengan kasar menghempaskan tubuhku memaksa dan setengah memerintah untuk melepaskan semua kain yang ada pada jasad ku … apa AKU menolak TIDAK ini sudah TUGASKU, aku hanya bisa diam dan menurut kemudian kutatap lagi dua mata itu … masih sama … Dia masih menatapku dengan garang memelukku menindih menghempaskan tubuhku DAN ……………. !!!!!!!!!!
Aku terdiam … dengan separuh tenaga dan nafas tersengal aku pun berbalik kearahnya kulihat dia bangkit dari tidurnya mengenakan semua yang dia tanggalkan … aku kembali menatap mata itu tak ada cahaya lagi disana api itu telah padam lalu dia berlalu tanpa berbalik dan meninggalkan aku sendiri tanpa pelukan mesrah, tanpa senyum, tanpa kain dan bahkan tanpa kata…..
Kini sudah hampir empat bulan semenjak kejadian itu ternyata tubuhku membesar perutku membucit dan aku hamil ……. Ini anaknya dia tau tentang itu dan sepertinya tak ada gurat bahagia pada mata itu ketika kusampaikan hal tersebut .. dia hanya diam tanpa kutau apa yang sedang dia fikirkan …….
Sebulan setelah kabar itu dia menghilang tanpa ada yang tau dia dimana ….. tak pernah aku tau lagi kabarnya tak pernahku dengar lagi suaranya dan tak pernah kulihat lagi mata itu …… mata yang tak pernah ada cinta untukku disana … mata yang tak pernah ada perlindungan dan ketenangan …… mata yang tiap kali kutatap yang ada hanya keegoisan, kepurapuraan dan penghianatan …… berkali kumenatap mata itu tak sekalipun kutemukan ada AKU disana ……. Berkali aku menatap mata itu yang ada hanya Hampa …. Rasa Sakit serta Kebiadapan seorang BAJINGAN … dimana mata itu pergi ? Aku tak tau . Kapan dia kembali ? mungkin hanya Allah SWT yang tau …… !!!
Yaa ini kisah ku tentang mata seorang lelaki yang selama ini kupanggil suami yang Negara bahkan agama menjadikannya pelindung dan pemilikku …..
Dia suamiku … Pak Imam yang bilang … Orang Tuaku bilang bahkan Negara pun bilang …… tapi siapa itu Suami aku tidak pernah mengenalnya … aku hanya mengenal pemilik mata itu … yang meninggalkan aku dikamar pengap ini tanpa kain … bahkan tanpa kata

Sumber: Kiriman Teman Facebook

Sulitnya Menerima Suatu Perpisahan

Memang sulit untuk melupakan tentang seseorang yang sudah lama melekat dihati, tiba-tiba terpisahkan dengan kita. karena mungkin terlalu banyak kenangan-kenangan masa lalu yang indah membuat hati kita tidak bisa terima kata “perpisahan”

“Tapi saya lebih memahami  kalau sebenarnya saya tidak melupakan apa yang pernah terjadi, karena memori otak saya masih menyimpan ingatan dengan baik jika peristiwa perpisahan itu telah terjadi, Pada saat pahit itu  saya harus bertahan. Bertahan dari keterpurukan yang lebih jauh menggorogoti pikiran saya, Jangan sampai suasana hati dan pikiran dikendalikan oleh situasi buruk yang terjadi. merasa kehilangan dan kesepian yang akan membuat hati saya menjerit.  Akan tetapi saya harus berusaha untuk tidak terbawa arus, melakukan sesuatu yang dapat menjauhkan pikiran saya dari hal -hal yang akan merugikan diri saya sendiri. Yang jelas semua masalah pasti ada jalan keluarnya, dibalik kesulitan pasti ada kemudahan. Tinggal apakah saya harus bersabar atau tidak..?

Tidak ada badai yang tidak reda,  Atau hujan yang tidak berhenti.  apapun yang menjadi resiko sebuah kejadian pastilah pada akhirnya, kejadian tersebut akan berakhir juga, seperti hujan akan digantikan matahari yang kembali terbit. Sikap optimis harus tetap ada dalam diri saya tersimpan walau tinggal sedikit, karena yang sedikit itu yang akan menyelamatkan saya kelak dari keterpurukan, disaat masalah menggerogoti hati ini, saya sadar itulah proses pendewasaan buat saya, sekaligus ujian bahwa seberapa besarkah masalah ini dan seberapa kuatkah diri ini untuk bisa tetap bertahan. Maka dari itu apapun masalah ini saya harus tetap bertahan meski Pada akhirnya akan sia-sai dan tersisa hanya berupa pandangan yang pesimis dan negatif. Pikiran positif  sudah terlalu lama menanggung beban yang berat hingga ketika dibutuhkan, saya baru sadar bahwa telah menghabiskannya sia-sia. Dan tidak sedikit orang sulit lagi mengembalikannya. Keputusan menjadi hal yang begitu penting disetiap aspek pribadiku. Karena hidup berjalan diatas setiap keputusan yang telah kita ambil.

“Saya sekarang berada di tempat ini, demi sebuah keputusan, untuk bisa hidup lebih bagus dari sebelumnya. meski saya harus menjalaninya dengan berbagai rintangan” saya yakin besok dan seterusnya ribuan keputusan-keputusan lain yang saya ambil dan memiliki pengaruh buat hidup saya, baik atau buruknya adalah sebuah resiko buat saya.

Dan tentu harus saya terima sebagai sebuah konsekwensi dalam hidup ini. Langkah selalu menuju kedepan, berjalan seperti umur yang perlahan berkurang. Jadi saya harus melakukan sesuatu sebelum keterpurukan menyelimuti hidup hingga akhir umur Saya, Jangan sampai menyia-nyiakan anugerah hidup yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Masih banyak hal yang menunggu untuk diselesaikan. Bukan hanya masalah yang datang sekarang, kuatlah. Kehilangan sesuatu dari hidup ini. meski perli saya akui itu adalah hal yang paling berat aku rasakan. sebab hidupmu adalah segalanya buatku”

Diposting oleh: Bayu Amatory

 

Solusi Bagi Anda Yang Terhianati Oleh Pasangan

Disaat kita masih bersama, menjalani hari-hari itu dengan begitu indah, hari-hari yang kita lewati terasa hanyalah kebahagiaan,  hati yang berbunga-bunga,tak ingin kebersamaan itu cepat berlalu, selalu  berharap kebahagiaan kemarin terulang kembali hari ini, dan  menanti hari esok secepatnya datang, menghadapi hari-hari  dengan penuh senyum kebahagiaan, betapa indah dunia ini, serasa hanyalah milik berdua.

(yang lain ngontrak hehehehe!!!)

Tapi ketika cinta itu terhianati, perasaan tersakiti, hati menangis, Nafas terasa sesak, seakan esok ajal menjemput dan bumi yang kita pijak ini hancur berkeping-keping, tak ada lagi senyum di bibir, keceriaan berganti sedih, bahagia berganti derita.

Makanya itu terlalu indah ketika seseorang menyayangi kita, terlalu manis ketika sang pacar mengagumi, tetapi pada akhirnya hanya untuk  menyakiti, rasa senang dan bahagia hanya akan jadi bunga- bunga mimpi dalam tidur kita, begitu pula sebaliknya rasa sakit akan jadi hantu yang menakutkan, rasa putus asa akan membayangi fikiran kita untuk tidak mau mencintai lagi, kata “sayang” jadi salah di mata kita, ungkapan “Rindu” jadi benci, kebahagiaan jadi beban berat untuk kita hadapi di masa-masa yang akan datang.

Sebab kita  tidak pernah sadar bahwa cinta ini hanya menawarkan kebahagiaan sesaat saja, tak pernah siap untuk menerima konsekuensi dalam hubungan, derita dan bahagia, mencintai dan menyakiti adalah dua hal yang tak akan mungkin terpisahkan dalam sebuah jalinan kasih.

Maka dari itu mencintai dan dicintai bukanlah sebuah beban dan juga bukan sesuatu hal yang harus kita benci, tetapi ikhlas menerima semuanya, sebab derita itu adalah bagian dari perjalanan hidup yang tak pantas kita takuti, serta kebahagiaan hanyalah sebuah kenangan terindah yang tak akan mungkin bisa di putar kembali..!! berfikir bahwa derita hari kemarin akan berganti kebahagiaan di esok hari jauh lebih indah di bandingkan menangisi sesuatu hal yang telah berlalu.  itulah solusi yang paling tepat dalam menerima penghianatan dari pasangan kita.

Rindu Dengan Senyummu Yang Dulu

Seperti benang kusut yang sulit diuraikan….
begitulah sunyi memaknai hidupnya yang berantakan….
peristiwa-peristiwa yang menyakitkan datang silih berganti, episode kelam yang belum juga sampai pada endingnya, semua itu tlah menyebabkan hilangnya senyum tulus yang dulu slalu menghiasi bibirnya
entah sejak kapan senyum itu hilang…
mungkin sejak 14 th silam saat babak terpahit dia lakoni, mungkin sejak 14 th lalu ketika mantan calon pendampingnya dia tinggalkan tanpa permisi dan memilih cinta yang lain, meninggalkannya bersama luka…
mungkin juga sejak kanak-kanak ketika dia mulai mengerti kenapa ayah bundanya sering beradu volume suara yang slalu tak merdu tuk didengar.
yang pasti Sunyi tak peduli…

sampai saat 12 purnama lalu Kelana datang mengobati sakitnya, Kelana dengan pesonanya, Kelana yang akhirnya bisa mengembalikan senyum tulusnya yang tlah lama hilang, Kelana yang membuatnya berangan tentang indahnya pernikahan…
namun ternyata angan masih sebatas angan, Kelana belum bisa memenuhi janji. Sunyi kecewa namun tidak terluka, tak ada yang salah termasuk keadaan sekalipun, Allah belum berkehendak, itu pikirnya

datang lagi Rimba yang menyodorkan proposal cinta dan menginginkan dirinya, Rimba yang dulu teman sekolahnya dan hanya dia kenal sebagai “anak pendiam”, Rimba yang sanggup mencuri perhatian ibundanya namun sama sekali tak bisa mengambil hatinya.
hingga membuat Sunyi tak berani menolak juga belum bersedia tuk menerima.

lantas senja kakak terkasihnya mengharapkan dirinya tuk bersama melewati sepi di belahan bumi yang lain, Senja yang amat dia sayang dan rindukan
sungguh Sunyi terlalu takut untuk menyakiti siapapun, tidak Kelana, tidak Rimba, tidak ibundanya, tidak juga kakak tersayangnya

entahlah….apapun yang Sunyi putuskan, dia berharap tak akan menyesal suatu ketika nanti…

( lebih baik tak ada pilihan )

Oleh:  http://greenature-climber.blogspot.com/search/label/tentang%20hati