Merenung ternyata Hal yang menyenangkan

Merenung itu ternyata asyik juga, tetapi sebagian orang menganggap merenung itu adalah pekerjaan pemalas….. tetapi kalau buat saya mungkin tidak, karna aku orangnya suka merenung, untuk memikirkan suatu hal yang sifatnya positif atau memikirkan strategi untuk hari esok…. kadang juga saya merenung karna memikirkan suatu sosok yang pernah singgah di hatiku, yang jelas sosok yang menyenangkan serta mengasyikan dan pernah memebuat hari-hariku jadi bahagia.
Paling tidak aku memikirkan tentang kejadian masa lalu saya, entah itu masa-masa yang indah yang pernah saya jalani, atau masa pahit yang pernah saya rasakan di masa lalu, tetapi yang paling sering terjadi di saat aku merenung adalah meratapi apa yang akan terjadi di hari-hari esok yang jelas itulah saya.
tetapi merenung itu harus disesuaikan di mana tempat yang pantas untuk kita bisa merenung mungkin bisa seperti: di pinggir pantai, dikamar, atau di teras rumah, tapi yang jadi persoalan kalau rumah anda jauh dari pantai, atau rumah anda gak ada kamarnya, atau mungkin rumah anda tidak punya teras, hanya satu solusi yang terbaik buat anda untuk merenung ialah masuk kedalam WC atau naik di atas atap Rumah anda. hehehehehe….
Sepertinya saya harus bertapa lebih lama lagi untuk merenungkan sesuatu yang membutuhkan pemikiran dan cara berpikir yang lebih arif, agar nantinya bisa bertindak dan melakukan perbuatan yang lebih baik, lebih memiliki nilai dan makna dalam hidup ini, sehingga apa yang saya lakukan bisa memiliki manfaat dan daya jangkau yang luas terhadap orang-orang sekeliling saya, tetapi yang lebih  penting bagi diri saya sendiri, sebagai pelengkap ketidak sempurnaan hidup,  agar di hari esok saya masih bisa tersenyum dan melakukan kreatifitas sehari-hari di muka bumi ini.
Sepertinya apa  yang saya lakukan selama ini banyak yang salah,di saat aku merenung.. banyak yang menyimpang dengan kaidah, hukum, ketentuan, kelaziman.Untuk melengkapi semua itu saya harus minta maaf pada seluruh manusia, seluruh mahluk baik hidup maupun mahluk mati. Semoga engkau memaafkanku. makanya itu merenunglah pada hal-hal yang sepantasnya saja, agar tidak membawa kita ke alam khayalan yang sulit kita wujudkan dalam sebuah kenyataan.
Pesan saya jangan coba-coba merenung, sambil merokok bisa-bisa mulut anda akan terbakar, atau anda merenung di rel kereta api fatal akibatnya, atau lagi nyetir kendaraan saya yakin anda akan buat jalanan baru hehehehehe……… saya pribadi pernah merasakan pahitnya merenung di atas mobil (pete-pete) akhirnya saya ketiduran, pada saat baru-baru menginjakkan kaki di kota makassar, saya keliling kota makassar naik angkot (pete-pete) karna saya belum terbiasa lihat kota, pada akhirnya di atas pete-pete saya lebih banyak berkhayal ingin kampung halaman saya, bisa indah seperti kota makassar, baru setengah perjalanan saya di atas pete-pete toch.. ternyata saya ketiduran, mana saya gak tau jalan pulang lagi, ongkos pas-pasan, terpaksa saya harus jalan kaki balik kerumah kontrakan saya sejauh 5 km, tapi yach.. itukan masa lalu, mungkin anda sendiri pernah merasakan hal yang demikian, atau lebih naas dari apa yang pernah saya alami.. betul gak..?
bahkan disaat kita merenung terkadang banyak insfirasi yang kita temukan, ujung-ujungnya membawa kita ke alam tidur yang indah, disitulah tercipta mimpi-mimpi indah….bahkan sampai ke mimpi basahpun anda akan rasakan, hehehe.. akibat anda kelewat merenung, makanya anda belajar untuk sering-sering merenung, saya jamin anda akan mengigo sepanjang tidur anda…..hehehehe……… ngantuk bro………… kalo’ lwo mau lanjutkan cerita ini silahkan……. karna ku gak sanggup lagi untuk merenung dan memikirkan kata-kata apa yang harus saya rangkai dalam tulisan ini.. heheheheehehe  (bayhu)

Jadilah Orang Pertama mengomentari tulisan kami

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s