Jika Kesabaran telah di uji

Memang sulit menghilangkan pikiran tentang seseorang yang sudah lama melekat dihati, tiba-tiba berpisahkan dengan kita. karena mungkin trlalu banyak kenangan masa lalu yang indah membuat hati kita tidak bisa terima kata “perpisahan”
Tapi saya lebih memahami  kalau sebenarnya saya tidak melupakan apa yang pernah terjadi, karena memori otak saya masih menyimpan ingatan dengan baik jika peristiwa perpisahan itu baru saja terjadi. Pada saat pahit itu  saya harus bertahan. Bertahan dari keterpurukan yang lebih jauh menggorogoti pikiran saya, Jangan sampai suasana hati dan pikiran dikendalikan oleh situasi buruk yang terjadi. merasa kehilangan dan kesepian yang akan membuat hati saya menjerit.  Akan tetapi saya harus berusaha untuk tidak terbawa arus, melakukan sesuatu yang dapat menjauhkan pikiran saya dari hal -hal yang akan merugikan diri saya sendiri. Yang jelas semua masalah pasti ada jalan keluarnya, dialik kesulitan pasti ada kemudahan. Tinggal apakah saya harus bersabar atau tidak..?
Tidak ada badai yang tidak reda,  Atau hujan yang tidak berhenti.  apapun yang menjadi resiko sebuah kejadian pastilah pada akhirnya, kejadian tersebut akan berakhir juga, seperti hujan akan digantikan matahari yang kembali terbit. Sikap optimis harus tetap ada dalam diri saya tersimpan walau tinggal sedikit, karena yang sedikit itu yang akan menyelamatkan saya kelak dari keterpurukan, disaat aku tertimpah masalah, saya sadar itulah proses pendewasaan buat saya, sekaligus ujian bahwa seberapa besarkah masalah ini dan seberapa kuatkah diri ini untuk bisa tetap bertahan.
Saya harus berani mengambil keputusan, meski itu beresiko buat saya,  Toh keputusan tetap harus diambil juga. jalan terbaik menyelesaikan semua masalah yang terkait dengan keputusan itu, saya tidak akan membiarkannya berlarut-larut, karena justru akan membuat saya semakin lemah, dan lambat laun akan menguras daya pikir saya yang objektif dan positif.
Pada akhirnya akan tersisa hanya berupa pandangan yang pesimis dan negatif. Pikiran positif  sudah terlalu lama menanggung beban yang berat hingga ketika dibutuhkan, saya baru sadar bahwa telah menghabiskannya. Dan tidak sedikit orang sulit lagi mengembalikannya. Keputusan menjadi hal yang begitu penting disetiap aspek pribadi manusia. Karena hidup berjalan diatas setiap keputusan yang telah kita ambil.
“Saya sekarang berada di tempat ini karena memutuskan untuk bekerja dan mengikuti permintaan perusahaan untuk menunaikan tugas, Sekarang saya sering batuk semenjak saya sering telat tidur, Saya sekarang kena sakit kepala karena pulang dari kantor kemarin saya putuskan untuk berpanas-panas di banding saya harus tunggu hujan turun.” dan ribuan keputusan-keputusan lain yang saya ambil dan memiliki pengaruh buat hidup saya., baik atau buruknya adalah sebuah resiko.
Dan tentu harus saya terima sebagai sebuah konsekwensi dalam hidup. Langkah selalu menuju kedepan, berjalan seperti umur yang perlahan berkurang. Jadi saya harus melakukan sesuatu sebelum keterpurukan menyelimuti hidup hingga akhir umur Saya, Jangan sampai menyia-nyiakan anugerah hidup yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Masih banyak hal yang menunggu untuk diselesaikan. Bukan hanya masalah yang datang sekarang, kuatlah. Kehilangan sesuatu dari hidup sekarang bagian lain dari diri saya yang akan kehilangan hidup kelak.

Jadilah Orang Pertama mengomentari tulisan kami

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s